Oleh: mahapena SMKN Pasirian | 25 Januari 2011

SUDAH PANTASKAH KAMU PACARAN ?

Kenapa Berpacaran Disebut Jelek

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu tentunya tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Soalnya sebagai mahluk sosial, keberadaan orang lain (seperti teman) sangatlah penting. Bisa terbayangkan, bagimana sepinya hidup ini tanpa adanya teman.

Pada saat remaja, kita pasti ingin memperluas pergaulan kita dengan banyak teman. Tidak hanya pada teman yang kelaminnya sejenis saja, tapi juga dengan teman yang berbeda jenis kelamin. Keinginan ini merupakan hal yang wajar, karena pada kenyataannya kita ditakdirkan hidup di dunia ini dengan pasangan yang berbeda jenis.

Hubungan seperti ini disebut dengan relasi heteroseksual, atau yang biasa kita kenal dengan pacaran.
Hingga kini, tak ada kesepakatan yang mengatakan tentang boleh tidaknya seorang remaja berpacaran. Dari sisi orang tua, biasanya ada yang melarang dan merasa khawatir apabila anak remajanya mulai berpacaran. Tetapi jika kita mendengar pendapat remaja, beberapa diantara mereka banyak yang mengatakan bahwa pacaran merupakan hal yang boleh-boleh saja dilakukan. Memang, keragaman pendapat tentang hal ini cukup banyak, sehingga akhirnya semua itu akan berpulang kembali ke dalam diri masing-masing. Ada remaja yang memilih untuk berpacaran, tapi ada pula yang lebih senang bersahabat saja dengan lawan jenisnya.
Jika kamu tergolong remaja yang setuju pacaran, maka kamu harus mengerti resiko-resiko yang terkandung di dalamnya. Selain itu, kamu juga harus mengerti tanggung jawab yang harus kamu emban selama pacaran. Selain itu, kamu harus memiliki kesiapan mental serta memahami batasan-batasan tingkah laku selama pacaran.

Setelah kamu memahami benar batasan-batasan ketika pacaran, maka kamu tentunya tidak akan terdorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan negatif. Misalnya saja pergaulan bebas, hamil akibat “kecelakaan” , aborsi, tertular penyakit kelamin dan sebagainya. Untuk itu, baik remaja pria maupun wanita, pada saat berpacaran perlu menjaga diri dan tingkah lakunya.
Supaya kamu bisa menghindari perbuatan-perbuatan yang menyimpang ketika pacaran. Berikut sejumlah tips yang dapat kamu lakukan ketika pacaran :

Bentuk komitmen
Komitmen yang dimaksud di sini adalah kesepakatan yang dibuat bersama pacar dengan mempertimbangkan resiko yang akan ditanggung bersama. Ingatlah kalau pacar merupakan orang yang masih dalam tahap penjajagan, belum tentu ia akan menjadi pasangan hidup kita. Jadi, perlu ditetapkan terlebih dahulu apa sebenarnya tujuan berpacaran. Jangan sampai hanya karena teman berpacaran, maka kita ikut-ikutan punya pacar tanpa tahu arah dan tujuannya.

 

 

Katakan “Tidak” kalau pacar mengajak berhubungan seks
Kalau pacar mulai mengajak berhubungan seks, kita harus dapat menolaknya dengan tegas. Katakan “Tidak” sambil memberikan penjelasan akan bahaya ataupun resiko melakukan hubungan seks sebelum menikah.

Di samping itu, perilaku-perilaku yang mulai menjurus ke arah hubungan seks pun harus dihindari, seperti berduaan di tempat sepi, berciuman, petting dan sebagainya. Ingatlah bahwa hal-hal di atas bisa membuat kita kehilangan kemampuan mengontrol diri.

Ingat Yang Di atas(Tuhan Y.M.E)
Kalau ini, jelas jadi hal yang paling penting. Mendekatkan diri pada Tuhan merupakan benteng yang paling tangguh untuk menghindari setiap godaan yang datang. Dengan memiliki bekal keimanan serta nilai-nilai agama, kita akan senantiasa terjaga untuk tidak melakukan perbuatan yang merugikan.
Itu tadi beberapa hal yang penting diingat agar kita tetap mawas diri saat berpacaran. Kemampuan menjalin relasi dengan lawan jenis memang merupakan hal yang penting dimiliki remaja, namun tidak selamanya hal ini diwujudkan dalam bentuk pacaran. Banyak cara lain yang dapat ditempuh remaja untuk memperluas wawasan dan pergaulannya. Mengekspresikan kemampuan serta mengasah kreativitas adalah hal yang lebih bijak dilakukan remaja agar kelak mampu meraih masa depan yang gemilang.

 

By: Mr_Law

 


Responses

  1. klo ane mah udah bangkotan! kudu nikah bkan pacaran hahahahahha🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: