Oleh: mahapena SMKN Pasirian | 4 Maret 2011

MENGATASI KONFLIK DENGAN ORANG LAIN

Tidak bisa dihindari, dalam satu proses komunikasi pasti ada aja miss– nya. Ada perbedaan dan ada pertentangan pendapat yang kemudian dapat mengarahkan pada terjadinya konflik. Konflik merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan dalam sebuah hubungan antar-orang. Sayangnya, ada kecenderungan di masyarakat kita yang menganggap konflik sebagai hal yang harus dihindari. Padahal sebenarnya konflik juga bisa bersifat positif dan membuat hubungan menjadi lebih sehat. Karena, konflik dapat meningkatkan kesadaran tentang adanya masalah dalam hubungan tersebut, dapat juga memberikan kekuatan dan motivasi untuk menghadapi masalah dan bukannya menghindari masalah, dapat membuat hidup menjadi lebih menarik, dapat membantu membuat keputusan yang lebih baik, dapat membantu kita memahami dan lebih mengerti diri kita sendiri, dan dapat memperdalam suatu hubungan.

Konflik atau perselisihan memang hal manusiawi yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Terlebih di lingkungan Sekolah yang sarat dengan atmosfir persaingan. Perbedaan karakter, ketidaksesuaian pendapat, dan penafsiran suatu ide merupakan beberapa hal yang kerap menimbulkan konflik di Sekolah. Tetapi jika konflik tersebut dibiarkan berlarut-larut tentu akan merusak suasana kerja dan menghilangkan makna persaingan yang sehat.

PENYEBAB KONFLIK

ü      Perbedaan cara pandang
Seringkali konflik terjadi karena adanya perbedaan cara pandang. Seorang teman yang berpandangan bahwa belajar harus dilakukan dengan prinsip-prinsip biar lambat asal sempurna. Teman ini seringkali mendapat hambatan bekerja sama dengan teman lain yang berpandangan bahwa yang penting pekerjaan bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu, kekurangan bisa diperbaiki kemudian.

ü      Perbedaan tujuan
Konflik juga terjadi karena adanya perbedaan tujuan dan kepentingan antara tujuan individu dalam tim dan tujuan tim. Orang seperti ini akan mendapat masalah jika bekerja sama dengan rekannya.

ü       Perbedaan pemahaman
Konflik sering juga terjadi karena miskomunikasi yang menimbulkan perbedaan pemahaman. Hal ini bisa terjadi karena penjelasan yang didengar, fakta yang dikumpulkan kurang lengkap ataupun kurang akurat. Pemahaman yang setengah-setengah, tidak tuntas tersebut, berpotensi menimbulkan masalah. Misalnya saja, kita menawarkan pertolongan kita pada teman kita yang terlihat terlalu banyak dibebani dengan pekerjaan. Bisa saja ini disalahartikan oleh teman kita tersebut sebagai penghinaan karena mereka merasa bahwa kita menganggap mereka kurang mampu melakukan pekerjaan mereka, padahal kita yang sudah lebih dulu menyelesaikan pekerjaan, memang tulus ingin membantu mereka.

 

TIPS  MENGATASI KONFLIJK
1. Akhiri pertengkaran

Hentikan percakapan tegang yang sedang terjadi. Terangkan pada kedua belah pihak bahwa mereka harus menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan pertikaian ini. Tekankan pada mereka bahwa ‘perdebatan’ tidak akan menyelesaikan masalah.

2. Dengarkan masalah satu persatu
Mintalah mereka untuk menceritakan masalahnya satu persatu. Saat masalah dikemukakan oleh satu orang, yang lain harus mendengarkan dengan cermat supaya tak terjadi salah paham. Setelah masing-masing pihak mengeluarkan ‘suara’, carilah kesesuaian atau kesepakatan, hingga tercapai kesamaan tujuan.

3. Putuskan apa masalahnya
Setelah masing-masing pihak mengungkapkan penjelasan, tanyakan apa yang diinginkan oleh masing-masing pihak. Dengarkan apa kata si A dan si B, dan pahami problemnya. Setelah jawaban terkumpul, rumuskan apa masalah yang sedang terjadi.
4. Pimpin tim Anda menuju suatu resolusi
Setelah rumusan masalah telah Anda buat, perhatikan dan cari keputusan bersama. Biarkan kedua belah pihak merenungkan masalah yang mereka hadapi. Lalu, carilah solusi  supaya semua pihak senang.

 

 

By: Mr_Law


Responses

  1. Sngat baek dan saya suka ini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: